Selasa, 06 Desember 2016

Memodifikasi Permainan Balap Karung

Salah satu permainan tradisional yang sudah jarang dimainkan adalah balap karung. Dulu, balap karung sering dimainkan saat lomba 17 agustus tetapi sekarang jarang sekali ditemukan saat momen tersebut. Permainan tradisional tersebut semakin berkurang bahkan jarang diadakan pada sekolah sekolah tertentu.


Gambar 1. Permainan Balap Karung Yang Diikuti Kalangan Anak-anak

Permainan balap karung sangat tepat untuk diterapkan kepada anak-anak. Selain sebagai hiburan, permainan ini banyak memberikan manfaat positif yang sangat baik kepada anak-anak seperti kerja keras, kerja sama, dan sportivitas. Para pemain harus mencapai garis finish secepat mungkin untuk bisa mengalahkan lawan-lawannya. Selain itu, masing-masing anggota harus saling kompak karena dalam permainan ini dibutuhkan kerja sama sebuah regu.

Salah satu cara untuk mengulang kembali permainan ini adalah memodifikasinya. Permainan ini bisa dimodifikasi dengan permainan lain, salah satunya adalah lomba lari kelereng. Permainan ini menggabungkan antara lomba lari kelereng dan balap karung. Dalam lari kelereng, peserta harus berlari sambil membawa kelereng menggunakan sendok di mulut. Setelah peserta menyelesaikan lari kelereng maka langsung disambung dengan balap karung.


Gambar 2. Berlari Sambil Membawa Kelereng

Permainan balap karung sangat mudah untuk dimainkan. Jumlah pemain terdiri dari 4 sampai 6 orang dan siapa saja bisa memainkannya termasuk anak laki-laki dan perempuan. Permainan ini bisa dimainkan secara kelompok maupun perseorangan. Tempat yang digunakan bisa di mana saja asalkan terdapat lapangan yang luas. Selain itu, sebaiknya menggunakan karung terigu ukuran lima puluh kilogram. Ukuran karung tersebut sangat besar sehingga sangat mudah untuk dijalankan oleh anak-anak. Biasanya anak-anak yang membawa karung sendiri dari rumah.

Pertama, setiap regu menulis nama masing-masing dalam secarik kertas. Wasit sebagai pemimpin permainan, mengumpulkan nama-nama tersebut dan mengocoknya. Dua nama regu yang keluar pertama dalam kertas tersebut mendapatkan giliran pertama untuk melakukan lomba tersebut begitu juga regu selanjutnya.

Aturan permainannya, masing-masing pemain diberikan kelereng dan harus berjalan menuju garis finish. Semua pemain mendapatkan giliran dan tidak boleh ada kelereng yang jatuh, jika ada yang jatuh maka tidak dihitung. Setelah semua mendapatkan giliran yang sama lalu dilanjutkan memakai karung dari garis start menuju finish dan harus kembali lagi menuju start sesuai jalur yang ditentukan. Jika dilakukan secara kelompok, maka saat pemain kembali ke garis start lalu dilanjutkan pemain lain dalam regu tersebut. Regu yang berhasil mencapai garis start atau finish tercepat dia pemenangnya dan diakumulasikan dengan jumlah kelereng yang berhasil dikumpulkan.

Menghadirkan kembali permainan balap karung di kalangan anak-anak tidak ada salahnya. Permainan ini bisa dilakukan di sekolah atau di lingkungan rumah terutama untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Dengan hadirnya permainan balap karung yang lebih modern atau dimodifikasi akan membuat menarik permainan ini dan meningkatkan minat anak-anak terhadap permainan tradisional yang dulu sering dilakukan.

Oleh: Jenny

Gambar:
1. http://wallpart.com/adder/preview/lomba-17-agustus-paling-unik-dan-lucu-2-print-poster-269187313847.jpg
2. http://3.bp.blogspot.com/-ZdYvjsTz6YE/U94VGD1kpNI/AAAAAAAACGA/m_xbc7ATx_w/s1600/Lomba+17+Agustus+Paling+Unik+dan+Lucu-6.jpg

Related Posts :