Selasa, 04 Oktober 2016

Permainan Pelepah Perahu Pisang untuk Meningkatkan Kreatifitas Anak

Belum diketahui pasti dari mana asal-muasal permainan tradisional ini. Tapi di beberapa daerah di Indonesia rasanya sudah cukup familiar dengan permainan tradisional pelepah pisang. Ternyata pohon pisang itu memang sangat banyak manfaatnya. Bukan hanya buahnya saja yang nikmat di makan, tapi bagian pohon yang lain seperti batang, pelepah, dan daunnya tidak ada yang sia-sia. Termasuk bisa digunakan sebagai perlengkapan untuk menciptakan permainan tradisional.

Seperti pada permainan tradisional yang satu ini dengan memanfaatkan bagian pohon pisang yaitu pelepah daun pisang. Dari pelepah daun pisang kita bisa membuat permainan berupa perahu-perahuan. Potongan pelepah pisang itu dirangkai dengan bantuan lidi sebagai alat perekatnya untuk kemudian dimodifikasi menyerupai bentuk sebuah perahu. Nah, perahu-perahu yang sudah jadi bisa dimainkan dengan menaruhnya di atas air. Persis pelepah daun pisang yang dirangkai tadi akan menyerupai perahu-perahu, imajinasi anak-anak akan terhanyut dengan permainan tradisional ini.


Gambar 1: Pelepah Perahu Pisang

Cara membuat perahu dari pelepah pisang sebenarnya tidak terlalu rumit. Bahan dan alat yang diperlukan adalah pelepah pisang, lidi kelapa, pisau, dan benang. Semua perlengkapan itu mudah kita dapat di sekitar kita. Terkait bagaimana proses pembuatannya adalah sebagai berikut:

Pertama-tama, kita potong dulu pelepah pisangnya sebanyak tiga potong. Dua diantaranya berukuran sama, bisa 10 cm atau 15 cm. Sedangkan potongan yang satu lagi harus dibuat dengan ukuran yang lebih besar dan panjang sebagai badan perahu. Kemudian, potong lidi kelapa yang sudah disiapkan sebagai perekatnya dengan ukuran kira-kira 10 cm, cukup dua potong saja. Hubungkanlah ketiga pelepah pisang itu dengan lidi tadi dengan komposisi jarak antara badan perahu dengan sayapnya harus sama.

Tujuannya agar perahu tidak oleng atau berat sebelah jika jarak antara sayap pelepah kiri dan kanan tidak seimbang. Supaya kreasi pelepah pisang itu terlihat mirip dengan perahu, tambahkan daun pisang di atasnya seolah sebagai kain tebal pengatur arah angin yang ada pada perahu-perahu asli itu. Langkah terakhir ikatlah sudut kanan perahu pisang itu dengan benang agar tidak mudah terlepas. Akhirnya permainan pelepah perahu pisang pun bisa dicoba untuk dimainkan di atas air.

Manfaatnya

Permainan tradisional pelepah pisang ini memiliki manfaat bagi seorang anak. Ada aspek-aspek pelajaran dari proses perakitan pelepah pisang tersebut untuk dibentuk menyerupai perahu. Dari sisi kognitif, anak harus berpikir berapa banyak lidi yang perlu digunakan dalam membuat perahu tersebut. Sehingga hal itu merangsang daya pikirnya untuk berkembang. Dari sisi fisik motorik halus, interaksi jari-jemari anak dalam usahanya menggabungkan potongan pelepah pisang satu dengan yang lain perlu keaktifan yang cekatan. Tentu hal itu membantu anak untuk bertindak cekatan dalam melakukan pekerjaan.

Dari sisi kreativitas, anak diminta mendesain sedemikian rupa pelepah pisang agar dapat menyerupai perahu. Kita bisa memberikan keleluasaan imajinasinya tentang gambaran bagaimana bentuk perahu yang menurutnya bagus. Di situ akan terlihat sisi kreativitas anak yang dieksplore dengan baik. Aspek yang terakhir adalah sisi emosional anak, di mana anak menjalin interaksi dengan teman-temannya untuk bertanya atau meminta bantuan, sehingga hal itu mengharuskannya untuk tidak anti sosial terhadap orang-orang di sekelilingnya.

Penting diperhatikan bagi orangtua atau guru yang hendak melakukan permainan pelepah pisang ini pada anak didiknya agar selalu dalam pengawasan yang ketat. Sebab, penggunaan benda tajam seperti pisau bisa membahayakan bagi anak-anak yang tidak hati-hati. Untuk itu, sebaiknya pada bagian potong memotong pelepah pisang atau lidi diserahkan pada orangtua atau guru tersebut. Demikian artikel ini semoga bermanfaat.

Oleh: Roma Doni

Sumber Tulisan:
http://rachmimaulanaputri.blogspot.co.id/2012/12/permainan-tradisional-pelepah-pisang.html
Sumber Gambar:
http://rachmimaulanaputri.blogspot.co.id/2012/12/permainan-tradisional-pelepah-pisang.html

Related Posts :