Senin, 25 Juli 2016

Masih Ingatkah Anda Dengan Permainan Pris-Prisan ?

Ada yang masih ingatkah dengan permainan pris-prisan?

Bagi Anda yang memiliki masa kanak-kanak di era 90-an, permainan ini pasti sudah tidak asing lagi atau mungkin ada yang pernah bermain dengan teman-teman sebayanya di masa dulu.

Ada banyak sekali permainan tradisional di era 90-an yang mungkin belum atau bahkan tidak diketahui oleh anak-anak pada zaman sekarang yang hobinya bermain gadget di rumah. Padahal permainan tradisional zaman dulu banyak sekali manfaatnya bagi sistem motorik anak, apalagi permainan-permainan itu banyak melibatkan aktivitas sosialisasi dengan orang lain (anak seusia yang biasanya berada di sekitaran lokasi bermain sang anak). Salah satu permainan tradisional yang akan dibahas pada kali ini, yaitu permainan pris-prisan.


Gambar 1. Bermain pris-prisan

Apaan sih permainan pris-prisan itu?

Permainan pris-prisan adalah salah satu permainan tradisional yang sering dimainkan oleh orang-orang zaman dulu. Sebagian kalangan masyarakat di era 90-an menamai permainan pris-prisan ini sesuai dengan penyebutan di mana permainan ini dilakukan di daerahnya masing-masing. Ada yang menamainya permainan rerebonan, boy-boyan, jek-jekan atau bebentengan. Menurut Yayat Sudaryat, Guru Besar Sastra Universitas Pasundan Bandung mengatakan bahwa permainan bebentengan sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Tapi bagaimanapun dan dengan sebutan apapun, permainan ini memiliki satu tujuan yang sama yaitu saling mempertahankan sebuah benteng dan menyerang benteng lawan. Mungkin karena ini sebagian orang di daerah tertentu menyebutnya bebentengan.

Permainan pris-prisan terdiri dari 2 kelompok yang saling mempertahankan dan memperebutkan benteng lawan, siapa yang berhasil menduduki benteng lawan dengan menyentuh simbol/kojo banteng dari lawan itulah pemenangnya. Simbol/kojo adalah sebuah tanda yang dipilih oleh regu/ kelompok untuk area benteng yang dijaga, bisa pakai tiang listrik, pohon atau tembok di mana benteng itu berada.

Nah sekarang, bagaimana cara bermainnya?

Yuk kita bahas bersama. Pertama-tama bagi teman-teman kita menjadi 2 kelompok yang jumlahnya sama rata, bisa dengan cara diundi atau dengan cara gambreng tangan.


Gambar 2. Gambreng tangan

Setelah terbagi ke dalam kelompoknya masing-masing, pilih simbol atau kojo yang dijadikan tanda dari benteng yang dipertahankan. Simbol atau kojo di sini bisa diibaratkan sebagai tanda rumah dari masing-masing kelompok. Kemudian pilih satu orang dari masing-masing kelompok untuk maju dan saling berhadapan untuk melakukan adu cepat menepuk lawan. Individu yang tertepuk akan menjadi tawanan di kelompok lawan. Tawanan akan berdiri sambil merentangkan tangan di area benteng lawan dan anggota regu/ kelompoknya akan berusaha mengeluarkan dia dari benteng tersebut.

Tapi bagaimana cara mengeluarkannya dari benteng lawan?

Cara untuk menyelamatkannya adalah teman satu kelompok harus mendatangi benteng lawan dan menyentuh temannya untuk keluar, tetapi tentu saja ada peraturannya yaitu tidak boleh tersentuh oleh anggota lawan yang lain. Selain itu anggota kelompok yang lain bisa menjaga benteng agar tidak ada lawan yang menyentuh kembali anggotanya. Bila benteng lawan tidak ada yang menjaga, maka pemain lawan dapat menyentuh simbol/ kojo benteng tersebut yang berarti tim tersebut menjadi pemenangnya.

Nah untuk menghindari disentuh oleh lawan, anggota kelompok dapat kembali ke benteng masing-masing saat ada lawan yang menyerang dan mengejar untuk menyentuh.

Bagaimana? Cukup mudahkan cara bermainnya?

Permainan ini akan membantu sang anak atau orang yang bermain untuk bisa bersosialisasi dengan anak atau orang-orang sekitar di mana mereka berada dan pastinya akan lebih seru lagi jika dimainkan oleh banyak orang.

Yuk coba permainan tradisional pris-prisan/bebentengan lagi sekarang !

Oleh : Fitriyana Suhendi

Referensi materi:
1. http://www.kompasiana.com/raniskan/pris-prisan-dan-cap-guricap-ragam-keunikan-permainan-tradisional-indonesia_55281ec86ea834e8388b4584
2. https://cuilicious.wordpress.com/2010/05/30/benteng-bentengan-pal-palan-pris-prisan/
3. https://gpswisataindonesia.blogspot.co.id/2014/01/sejarah-permainan-tradisional.html
Referemsi gambar:
1. http://rjsyahrulloh.blogspot.co.id/2015/03/pris-prisan.html
2. http://www.isigood.com/hiburan/masih-ingat-pada-hompimpa-ternyata-permainan-masa-kecil-ini-sarat-akan-nilai-kehidupan/

Related Posts :