Jumat, 19 Desember 2014

Permainan Tradisional yang Mendunia: Monopoli (Part 1)

Siapa di antara kita yang tidak pernah mendengar salah satu permainan tradisional ini? Permainan yang sangat terkenal khususnya di Indonesia dan sampai sekarang terus diperbaharui versi permainannya tentunya sudah menemani masa kecil maupun masa remaja kita. Ya, itulah monopoli. Di sini akan dijelaskan beberapa sejarah munculnya permainan monopoli ini beserta dengan aturan permainannya.


Gambar 1. Papan permainan monopoli.

Sejarah

Permainan monopoli sebenarnya sudah muncul sejak tahun 1900. Pada waktu itu, permainan monopoli hampir serupa dengan The Landlord’s Game yang diciptakan oleh Elizabeth Magie. Tujuan dari The Landlord’s Game yaitu untuk mempermudah pemikiran para pemain tentang bagaimana para pemilik tanah dapat membuat dirinya sekaya mungkin dan membuat para penyewa semiskin mungkin. Permainan ini baru diperkenalkan sekitar tahun 1904. Namun, sayangnya permainan ini tidak dipatenkan sampai sekitar tahun 1913. Barulah setelah itu, The Landlord’s Game diterbitkan oleh The Newbie Game Company di London dengan nama Brer Fox an’ Brer Rabbit.

Kemudian, permainan ini mulai mengalami perkembangan dari variasi-variasi permainannya hingga penjualannya. Salah satunya adalah Auction Monopoly yang kemudian disingkat menjadi Monopoli. Permainan ini kemudian dipelajari dan diteliti oleh Charles Darrow secara perlahan-lahan yang pada akhirnya permainan monopoli ini dipatenkan dan dijual kepada Parker Brothers sebagai penemunya sendiri. Akhirnya, Parker Brothers mulai memproduksi permainan ini secara global pada 5 November 1935.


Gambar 2. Elizabeth Magie, The Landlord’s Game.

Peralatan yang dibutuhkan

Untuk memainkan permainan ini, peralatan yang dibutuhkan sebenarnya cukup sederhana.
  1. Sebuah papan permainan monopoli yang sudah banyak tersedia di pasaran dengan berbagai versi papan permainan yang mengalami perkembangan dari dulu hingga sekarang. Biasanya papan permainan tersedia dalam bentuk karton atau kertas yang cukup tebal.
  2. Bidak-bidak untuk mewakili setiap pemain. Bidak-bidak yang dijual umumnya berbentuk kepala kuda, gerobak, topi, dan lain-lain. Para pemain tidak harus menggunakan bidak-bidak ini untuk mewakilinya. Kita dapat menggantinya dengan peralatan lain yang dapat mewakili diri kita di papan monopoli.
  3. Dua buah dadu 6-6
  4. Kartu-kartu hak milik untuk setiap properti. Kartu-kartu tersebut disesuaikan dengan properti-properti yang sudah ada di papan monopoli. Dan kartu-kartu tersebut akan diberikan kepada setiap pemain yang membeli properti tersebut. Setiap kartu tertulis rincian nama properti, harga properti, harga sewa, harga jual, serta harga pembangunan rumah dan hotel.
  5. Kartu-kartu yang dapat menambah bonus pendapatan atau malah sebaliknya merugikan para pemain (kartu dana umum, kesempatan, dan lain-lain).
  6. Uang mainan yang biasanya dalam satuan dollar. Ada yang 1$, 10$, 500$, 1000$, dan lain-lain tergantung versi papan monopoli yang dimainkan.
  7. Rumah dan hotel yang terbuat dari plastik. Jumlah yang diberikan bervariasi untuk setiap monopoli begitu juga dengan warnanya. Umumnya, rumah akan diberikan warna hijau sedangkan hotel berwarna merah. Ini berfungsi sebagai tanda/bidak ketika kita ingin membangun rumah/hotel di properti yang kita beli.

Oleh : Stevanus
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Monopoli_%28permainan%29
Gambar:
1. http://4.bp.blogspot.com/-iv_GD8pI1lY/UUuZ_x2GHUI/AAAAAAAAANg/lzVlWE5Y0ng/s1600/jhvkbkjhnkj.jpg
2. http://www.angelfire.com/az2/gamesgoneby/images/landlordsgame.gif

Related Posts :