Rabu, 24 Mei 2017

Manfaat Mengajarkan Permainan Tradisional Engklek kepada Anak Sedini Mungkin

Di era anak-anak tahun 90an siapa yang tak kenal dengan Engklek, permainan yang biasa dimainkan 2-5 orang ini adalah permainan tradisional yang biasa dijumpai di daerah Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi. Di tiap daerah permainan yang satu ini punya banyak nama, ada yang menyebutnya teklek, cipak gunung, sundamanda, demprak, dan lain-lain, di Jawa sendiri permainan ini biasa dikenal dengan sebutan engklek. Asal mula Engklek belum diketahui secara pasti, ada yang menyebut Engklek berasal dari Belanda dan menyebar saat masa kolonial. Namun, teori itu juga belum dapat dibuktikan keabsahannya.

http://www.asliindonesia.net/wp-content/uploads/2015/12/Hopscotch-1.jpg
Gambar 1. Permainan Engklek

Cara memainkan engklek cukup mudah. Hanya membutuhkan sebatang kapur atau bata merah untuk menggambar, sepetak ruangan, sekeping batu pipih, dan anak-anak yang ingin bermain. Yang pertama, cukup gambar 5 deret persegi empat secara vertical. Lalu tambahkan dua persegi lagi di kanan dan kirinya. Yang kedua, tambahkan garis melengkung di atas sebagai kubah. Selanjutnya, cukup lempar batu pipih dan mulai melompat untuk bermain!

http://sicilik.com/wp-content/uploads/2015/03/engklek.jpg
Gambar 2. Gambar Petak Permainan Engklek

Di balik menyenangkannya permainan Engklek, rupanya Engklek juga memiliki segudang manfaat untuk anak-anak. Terlebih jika anak sudah diajari permainan Engklek sedari kecil.

  1. Melatih motorik kasar
    Salah satu hal yang penting dalam perkembangan anak adalah motorik kasar. Motorik kasar meliputi berlari, melompat, dan berjalan. Dengan permainan engklek anak diajarkan untuk melompati satu petak ke petak yang lain. Hal ini mampu menstimulasi motorik kasar anak.
  2. Melatih Keseimbangan.
    Jika motorik kasar anak sudah baik, engklek juga dapat menjadi sarana untuk melatih keseimbangan. Karena di permainan engklek, anak diajarkan untuk melompati petak dengan satu kaki, dan menahannya beberapa saat untuk mengambil batu pipih.
  3. Meningkatkan Sosialisasi dan Kemandirian
    Tidak seperti bermain game di dalam rumah, permainan Engklek menuntut anak untuk bersosialisasi langsung dengan teman sebayanya. Hal ini penting, agar anak mampu berkomunikasi lebih baik. Di permainan engklek, anak juga diajarkan untuk menaati peraturan yang telah disepakati bersama.
  4. Meningkatkan Kecerdasan Emosi Inter-Personal.
    Permainan engklek juga dapat meningkatkan kecerdasan emosi inter-personal, karena di sini anak akan bermain bersama anak yang lebih muda dan lebih tua, saling berbagi, mengalah, bekerja sama membuat sesuatu, dan masih banyak lagi.
  5. Meningkatkan kecerdasan logika.
    Di dalam permainan engklek, anak juga akan melatih kecerdasan logikanya, karena anak diajarkan untuk berhitung dan menentukan langkah yang akan dilewatinya.

Jadi, masih ragu untuk mengajarkan anak untuk memainkan Engklek? Selain bermanfaat bagi kecerdasan dan tumbuh kembang anak, engklek juga menjadi permainan yang menyenangkan serta mendidik. Jika ingin membangun kedekatan dan ingin mengajarkan nilai-nilai baik untuk anak, permainan engklek juga bisa dilakukan sekeluarga. Sembari mengawasi permainan si kecil dan ajang kumpul keluarga yang seru. Selamat mencoba!

Oleh: Fitria Evadeni
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Artikel:
1. http://www.marneskliker.com/2015/01/manfaat-permainan-engklek-untuk-kecerdasan-anak.html
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Sunda_manda

Sumber Gambar:
1. http://www.asliindonesia.net/2015/12/8-permainan-di-dunia-yang-mirip-dengan.html
2. http://sicilik.com/permainan/mengenalkan-permainan-jadul-yang-bikin-anak-berkeringat/

Jumat, 10 Maret 2017

Beragam Manfaat Dibalik Permainan Tradisional Anak Tempo Dulu

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman suku dan budayanya yang sangat kental dan menjadi ciri khas pada setiap daerahnya, yang salah satunya dapat tercermin dalam budaya permainan tradisional anak tempo dulu. Selain dapat melestarikan kebudayaan bangsa permainan tradisional anak tempo dulu pun juga dapat menciptakan suasana yang ceria pada anak, dan juga ternyata banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan yang baik untuk membantu pembentukan karakter pada anak usia dini.


Gambar 1 Permainan Tradisional

Berikut ini adalah beberapa manfaat dibalik permainan tradisional anak tempo dulu :

Sebagai media Pembelajaran Anak
Pada saat anak bermain dengan permainan tradisional perhatikanlah nilai - nilai yang tertangkap dan tertanam pada anak sebagai media pembelajarannya dan perkembangannya. Seperti munculnya nilai sportifitas anak yang akan tertanam dengan baik, baik untuk dapat menerima hasil dari sebuah kegiatan yang mungkin berupa kemenangan maupun kekalahan. Nilai tanggung jawab pun akan tertanam dan terlatih dalam kegiatan tersebut, maka anakpun akan bisa mengakui kesalahan dan memiliki rasa ingin terus memperbaiki jika melakukan kesalahan.

Sebagai Media Untuk Menanamkan Rasa Cinta Pada Seni Dan Budaya
Apabila anak bermain dengan permainan tradisional, maka dalam diri anak tersebut nantinya akan tumbuh secara sendirinya sebuah rasa cinta terhadap seni dan budaya bangsanya.

Sebagai Media Untuk Menumbuhkan Jiwa Sosial Yang Tinggi
Saat anak bermain dengan permainan tradisional, maka anak akan dituntut untuk dapat menjalin kerjasama yang baik dan pastinya dibutuhkan kekompakan yang baik juga diantara para pemainnya sehingga jiwa sosial pada anak akan tumbuh dan tertanam dalam diri anak secara sendirinya.

Sebagai Media Untuk Menciptakan Daya Kreatifitas Pada Anak
Sebagian dari permainan tradisional anak menggunakan alat yang pastinya harus dibuat secara langsung oleh para pemainnya sendiri dan biasanya terbuat dari bahan - bahan yang alami yang banyak tersedia di alam, sehingga daya kreatifitas pada anak sangat dibutuhkan pada hal ini untuk dapat menciptakan mainan - mainan yang indah dan sesuai agar daya kreatifitas anak semakin terasah.

Sebagai Media Untuk Membuat Tubuh Anak Sehat
Sebagian besar permainan tradisional dapat membuat anak berolahraga yaitu dengan cara menuntut anak untuk melakukan gerakan melompat, berlari dan gerakan - gerakan lainnya. Sehingga tubuh anak bergerak dan dari gerakan tersebutlah yang dapat membuat anak berolahraga sehingga dapat mempunyai tubuh yang sehat.

Sebagai Media Untuk Melatih Kejujuran Dan Rasa Saling Memaafkan
Permainan tradisional akan membawa anak untuk memiliki sikap jujur karena jika tidak anak - anak yang lainnya tidak akan mau bermain dengannya, sehingga anakpun akan belajar untuk meminta maaf dan anak lainnya akan memaafkan kesalahan temannya sehingga anakpun akan belajar untuk saling memaafkan satu sama lain.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca dan mengikuti artikel ini semoga apa yang kami bagikan dapat memberikan manfaat kepada anda.

Oleh : Ayuni Sena
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi :
1.https://lafinus.wordpress.com/2014/06/15/makna-filosofis-dalam-permainan-tradisional-anak-di-jawa/

Gambar :
1. http://2.bp.blogspot.com/-ejTOS s3rdU/UAeinxzpW6I/AAAAAAAAABM/kZvWob5yH48/s1600/permainan-tradisional.jpg